Bikin Histeris Tapi Diminati Kaum Hawa
Bagi kebanyakan orang hewan satu ini mungkin bisa bikin histeris ketakutan tapi juga sebagian orang memeliharanya sebagai hewan peliharan di rumahnya dan bisa dijadikan tontonan yang eksotik. Dan kisah yang lebih jauh di sana, hewan ini sering diibratkan sebagi iblis yang menggoda adam untuk menuruti kemauan mahkluk cantik yang tercipta dari rusuknya. But well, not for us. We ate them! We are carnivores!
Binatang apa itu?

Yup, snake alias ular alias oray ceuk urang sunda mah. Bukan ular yang ada di gambar di atas itu yang kita jadiin dinner lho, tapi ular yang sudah diolah oleh restoran “Naya Chinese Food – Snake Dishes” yang berada di jalan pasteur Bandung. Dulunya Naya berada di perempatan jalan pasteur dan pasir kaliki dan tempatnya pun sederhana, tapi setelah pindah di tempatnya yang baru Naya lebih terlihat seperti restoran mahal dan juga menunya pun makin bervariasi.
Gimana sih rasanya? Enak gila!

Niat hati datang ke naya cuma ingin makan empedunya saja, tapi sayang ular hidupnya habis dan baru datang lagi sekitar jam 9 atawa jam 10 malam. Ga nahan deh musti nunggu keburu laper euy (emang empedu ngenyangin?), ya wis makan yang laen deh. Berhubung kita cuma datang berdua jadi kita ga bisa nyobain macam macam sajian ular, haya dua menu olahan saja. Yang pertama adalah hisit ular, yaitu bubur yang diolah dengan telur dan potongan kecil daging ular; yang kedua ular goreng tepung yang disajikan dengan bumbu asam manis.
Buat yang belum pernah makan ular mungkin bisa meraba-raba rasa dagingnya karena rasanya tidak jauh berbeda ikan gabus, tapi kelebihannya daging ular tidak seperti ikan gabus yang terasa dan berbau amis. Belum pernah nyoba ikan gabus juga? yah mungkin seperti ikan lele dan ada beberapa orang malah merasakannya seperti daging ayam saja. Dengan olahan yang tepat daging ular ini akan terasa sangat lezat.
Rata-rata harga sajian ular di naya adalah 25 ribu rupiah per-porsi dan satu posri sudah cukup untuk dilahap untuk dua orang. Apa saja olahan ular yang disajikan oleh naya?
Sop Ular, Hisit Ular, Ca ular, Ular goreng Asam Manis, Ular Kecap, Ular Ca Cabe Besar, Ular Ca Kalian, Ular Saos Tiram, Ular Tahu Tausi, Ular Ca Fumak, Abon Ular, Darah & Empedu Ular, Empedu Ular Kering. Dan rekomendasi jatuh pada ular goreng asam manis dan ular ca fumak.
Oh ya, yang bikin tercengang ternyata yang mengkonsumsi daging ular ini lebih didominasi kaum hawa! waktu kita makan di situ semua meja penuh dan hanya dua meja saja yang ada laki lakinya sisanya semua perempuan. Heran deh, perempuan klo liat ular suka histeris tapi ternyata diembat juga ha ha ha ha. Dan setelah tanya sana sini, kenapa yah kok banyakan perempuan yang makan; ternyata ada dongengnya klo daging ular itu banyak khasiatnya untuk kesehatan dan pengobatan kulit. Kirain cuma empedunya aja yang ada manfaatnya, katro deh ah!
20 Comments
Make A CommentComments RSS Feed TrackBack URL









June 13th, 2008
yeap benar!!!!
dulu sih saya kesini nemenin nenek berobat dengan perularannya…
mao makan uler ko ngeri yah sekalipun konon kabarnya enaknya gila huhuhu
om om skali skali jangan cuma poto aja gimana? makanannya juga dibawa heuehuheuh
Reply
the-kids reply on June 17th, 2008 3:25 pm:
dibawa kemana coba
Reply
June 13th, 2008
Aha..pernah juga tuh empedu kobra yang diper4an sudirman- kebonjati ato sudirman- otista.
Tapi ngga nyembuhin juga.
Reply
June 15th, 2008
Pengen nyoba sih, yang dimasak resto. kalo saya pernah makan cuman dipanggang sendiri ama temen2, abis didesa saya ga ada yang jual hehhe
Reply
June 16th, 2008
wah wah, hati2 loh buat orang islam, ga boleh makan oray he he he. peace
Reply
June 16th, 2008
ternyata semua ular di embat ama perempuan he he he he
Reply
June 17th, 2008
perempuan mana yang gak doyan ular?? kalo dah panjang gede, dan keras pasti dia suka tuh
Reply
the-kids reply on June 17th, 2008 3:25 pm:
heuheuehuehueheuheueu………
pakar lendir berbicara!
Reply
June 20th, 2008
walaupun berkhasiat tapi tetep aja serem makannya
Reply
the-kids reply on June 22nd, 2008 4:57 am:
wedew, makan kok serem.
merem aja lalu rasakan dengan lidah……..
Reply
June 21st, 2008
Duh jadi pengen nyoba …
Salam kenal ya.
Reply
July 23rd, 2008
iiih…rasanya geli banget bayangin ular..meski penasaran tapi sumpah…saya ga mau nyoba…Aslina…
Reply
July 26th, 2008
jadi pengen nyoba nich, salam kenal ya!!!
Reply
August 8th, 2008
Leres kang oray mah hukumna haram kanggo nu nganut agama Islam mah
Reply
August 19th, 2008
Wih, rasanya kayak ikan gabus? Ngeri juga ngeliat klo lagi hidup…
Reply
September 6th, 2008
Huwaaaa…!
Kalo’ daging ular kesukaan ane..
Pertama kali makan daging ular di Siantar, hmm… uwenak rek..
Sopnya juga maknyus, apalagi lemak-lemaknya itu lho, yg warna kuning2..
Daging ular yang pernah saya makan adalah daging ular yg digoreng…
Wuih, jadi laper nginget itu..
Di sini tak ade yg jual daging ular tak ye..
Reply
October 12th, 2008
pengen juga daging ular…
Reply
November 14th, 2008
wah info yang bermanfaat,
ada ada aja ya perempuan. masak ular di embat juga, kalo kena efek samping nya baru tahu rasa.
salam kenal bung, mampir ke gubuk( blog ) saya kalo ada waktu.
Reply
January 24th, 2009
gak tega aku makan ular…
Reply
January 29th, 2009
gw juga pernah nyobain empedu uler, di alun2 bandung, badan kerasa anget … tp kok gak ngaruh ya? wkwkwkwkwk
Reply