Menari Bersama Ombak Batukaras
Wow, udah sebulan nih blog kaga disentuh; padahal pengen nulis tapi kok penyakit males dateng aja. Buat ngilangin males kita jalan jalan dulu sambil menikmati deburan ombak di pantai batu karas, pangandaran. Tepatnya minggu lalu kita berangkat dari bandung sekitar jam sepuluh malem kurang kurang dikit. Dua driver jagoan yang memacu laju si yaris hitam membuat perjalanan terasa singkat. Sekitar tengah malam kita rehat dulu sambil menikmati ayam goreng khas rumah makan margosari di ciamis. Ayam goreng margosari emang terkenal gurihnya apalgi ditemani sambel pedas yang diberi sedikit terasi….ughh mana tahan.

Jam dua malam kita sampe di hotel bonsai batukaras, dapet kamar yang paling ujung. Kamar di hotel ini ada yang terdiri dari 6 tempat tidur dan ada yg terdiri dari 2 tempat tidur, kita ambil kamar yang tersisa satu-satunya yaitu kamar yang ada 6 tempat tidur. Dulunya hotel bonsai ini reot banget dan pilihan terkahir buat para pengunjung batukaras untuk memejamkan matanya di kasur. Beda dulu beda sekarang, semenjak hotel ini dibeli sama bule aussie tempat ini jadi lumayan asik. Soal tarif juga ga mahal, karena rata-rata hotel di batukaras memakai konsep backpacker hotel alias satu kamar dengan banyak tempat tidur dan di charge per kepala, tapi tetap ada minimun charge-nya yaitu 4 orang. Untuk semalam per kepala dikenakan biaya 50 ribu rupiah.
Paginya sehabis menyantap dua helai roti dan secangkir kopi, kita langsung liat liat ombak dan ternyata ombaknya cukup bagus tapi airnya dingin banget. Dingin ga menyurtukan niat para surfer untuk merasakan liukan ombak di atas papan surf. Seharian penuh kita nikmati dengan berselancar di atas ombak legokpari batukaras dengan diselingi makan siang di tempat makan kang ayi.
Batukaras bak surga kecil buat para surfer pemula dan tingkat menengah hingga tingkat mahir buat melatih keahlian menari nari di atas ombak. Lokasi batukaras jika tempuh dengan kendaraan dari pantai pangandaran akan memakan waktu kurang lebih 45 menit. Tidak seperti pangandaran; di batukaras hiburan satu satunya adalah ombak tapi jangan salah; turis manca negara lebih banyak berkunjung ke lokasi ini dibandingkan dengan pantai pangandaran. Memang kebanyakan dari mereka adalah turis yang berkelana untuk mencoba kemantapan kakinya untuk berdiri dan meliuk bersama ombak di atas surfboard.

Ada tiga lokasi yang sering digunakan para surfer untuk menantang ombak. Karang, begitu sering disebutnya; mungkin karena banyaknya karang di dara lautnya; lokasi ini hanya digunakan pada saat air laut sedang pasang. Legokpari, pantai ini yang paling favorite karena disini buat pemula pun bisa mencoba keberaniannya untuk berselancar. Lalu ada Bulben (bulak bendak), mungkin kalau buat surfer-surfer yang udah jago tempat ini bakal jadi tempat favoritenya; di bulben kita sering mendapatkan ombak yang membentuk benteng sangat panjang bahkan barel pun bisa didapatkan di lokasi ini. Untuk menuju bulben kita haru menggunakan perahu dengan biaya sekitar 200 ribu rupiah dan kapal ini tidak merapat ke pantai jadi para surfer akan mulai mencari point ombak dengan meloncat dari perahu.

Belum puas rasanya kalau jalan jalan ke pangandaran tidak menikmati hidangan lautnya. Malamnya kita berangkat dari batukaras ke lokasi yang banyak menyajikan hidangan laut segar di pangandaran. Karena takjub dengan biota laut yang segar (alesan sebenernya sih laper); kita pun mesennya ga kira kira alias kebanyakan. Dengan 200 ribu rupiah kita mendapatkan 1 kg kepiting, 1 kg udang (lupa jenisnya, pokoknya bukan yang paling mahal), 1/2 kg cumi cumi. Jenis yang dipesan sih tidak bervariasi tapi jumlahnya tetep kebanyakan buat 3 orang.


Dua hari kegiatan yang kita lakuin ga berbeda dengan hari hari sebelumnya, bangun tidur dan sarapan dilanjutkan berselancar bersama debur ombak diselingi makan siang dan kopi lalu balik ke hotel buat mandi diteruskan makan malam dengan sajian laut (seafood) di pangandaran, balik lagi ke hotel dan tidur…… huh senangnya bermalas malasan di tepi laut.
28 Comments
Make A CommentComments RSS Feed TrackBack URL









August 4th, 2008 at 5:13 pm
Batu karas memang tempat yang menyenangkan buat refreshing
[Reply]
August 5th, 2008 at 10:56 am
Wawww… sedaaaappp.. Jadi laper nih.. Cari makan dulu aaahh
[Reply]
August 8th, 2008 at 2:19 pm
bandung kayaknya gak habis ceritanya soal makanan deh …. tukerin link ya, trims
[Reply]
August 9th, 2008 at 7:08 pm
jadi pengen ke bandung neh!
aku anak inonesia tapi kok blom pernah ke bendung!
g’ da yg ngongkosin seh!
hehe
[Reply]
August 11th, 2008 at 12:04 pm
glegkkk.. bikin iri
[Reply]
August 11th, 2008 at 4:21 pm
pengeeeeennnnn….
[Reply]
August 14th, 2008 at 12:03 pm
ternyata di Bandung ada juga pantai serupa itu ya..
salam kenal dari Riau.
[Reply]
August 19th, 2008 at 5:38 pm
Kepitingnya kayaknya mantab banget tuh…
[Reply]
August 20th, 2008 at 12:28 pm
wah mantab nih… jadi laper pas melihat ayam goreng & sambal goang
[Reply]
August 23rd, 2008 at 12:31 am
mantap banget, kapan2 kesana ah, tq buat infonya
[Reply]
August 26th, 2008 at 1:56 pm
thanks
[Reply]
August 29th, 2008 at 6:16 am
wah……pengen……
[Reply]
August 31st, 2008 at 9:35 pm
ceritanya asyik,klo bisa usul beri info tempat kota provinsi dan cara orang dri luar jawa untuk akses ke sana,soalnya sp tau kite yg di kalimantan mo ke sana gitu…trims ya
[Reply]
September 6th, 2008 at 2:38 pm
Salam kenal untuk bandung life semoga jaya selalu
by yusri
[Reply]
September 7th, 2008 at 11:43 am
batukaras emang keren….
[Reply]
September 9th, 2008 at 11:40 pm
batu karas tempat yg paling indah buat mabokk n mushrum nya yg edan lah…………
salam we ka si damsik..
kikuk lur………………
[Reply]
September 10th, 2008 at 3:11 pm
Hehhe…baca postingan ini siang-siang gini, jadi “ngaruy” nih…heheheh.
[Reply]
September 16th, 2008 at 8:53 am
Dua bulan lalu baru dari sana nginep di hotel java cove hotel boss..bandung kumpul2 dong
[Reply]
the-kids reply on October 18th, 2008 3:10 am:
wah, banyak duid yah…
tempay nginepnya mahal
[Reply]
October 5th, 2008 at 10:09 pm
Dateng dan baca artikel di blog ini jadi bikin perut keroncongan… pengen makan…
[Reply]
October 7th, 2008 at 1:59 pm
bikin ngiler !!!
[Reply]
October 8th, 2008 at 2:26 pm
Habs dari batukaras terus mampir ke greean canyon, segerr…
Dulu waktu aku kecil dari cijulang ke batukaras mesti naik ojek dan harus melewati jembatan bambu yang lumayan panjang..sayang jembatan bambu itu kini telah hilang, sayang…
[Reply]
October 9th, 2008 at 5:31 am
ceritanya cuma pangandaran dan batukaras doang …emang gak mampir ke green canyon ?? kan cuma 15 menit ajeh dari batukaras…eh bagi orang luar jawa yang mau ke sana gampang..kalau udah sampai ke bandung maka harus ke terminal cicaheum terus naik mobil bis budiman yang langsung pangandaran…sampailah sudah di tujuan….
[Reply]
October 24th, 2008 at 3:22 pm
wah enak ya habis berselancar terus malan kepiting…. buat perut laper nih….
[Reply]
October 27th, 2008 at 9:53 pm
[...] berdiri bisanya cuma ngayuh ma tangan doang ga kayak om the kids yang dah jadi surfer dan bisa menari-nari di ombak batu karas.siangnya kita beli ikan and cumi plus juga udang untuk makan rame-rame dipantai.oh ya kita juga [...]
November 4th, 2008 at 2:12 pm
wah keren banget euyyy
[Reply]
November 9th, 2008 at 10:30 am
lebih keren lagi klo nginep nya di riversider hehehehe…style adventure holiday
[Reply]
the-kids reply on November 9th, 2008 8:34 pm:
waduh lebih serem tempat nginepnya euy…..huaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
[Reply]